Jakarta, – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi mengatakan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo akan resmi non-aktif dari jabatannya setelah Komisi Pemilihan Umum menetapkan calon presiden.

“Penonaktian itu tentunya setelah KPU menetapkan sebagai calon presiden yang sah,” kata Mendagri usai menerima kehadiran Jokowi dan Basuki di kantornya, Jakarta, Rabu.

Berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2014 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, penetapan nama-nama pasangan calon presiden dan wakil presiden dilakukan pada 31 Mei.

Pemberhentian sementara Jokowi sebagai Gubernur DKI Jakarta itu berdasarkan pada Undang-Undang Nomor 42 Tahun 2008 pasal 7 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun 2009 pasal 19 tentang Tata Cara Pejabat dalam Kampanye ...