Kapasitas Peneliti Muda BPP Terus Ditingkatkan

IMG_20170420_100526_HDR

JAKARTA –  Dalam rangka meningkatkan kapasitas peneliti, BPP Kemendagri menyelenggarakan acara Koordinasi Jabatan Fungsional Peneliti Muda. Selain beberapa informasi penting terkait jabatan peneliti, acara juga diisi dengan pemahaman mengenai publikasi ilmiah, salah satunya bagaimana agar peneliti muda bisa produktif dan bisa menulis di jurnal-jurnal ilmiah.

Menurut Moh. Ilham A Hamudy, sebagai pengelola Jurnal Bina Praja (JBP), ia sering menemukan beberapa permasalahan karya tulis yang dikirimkan peneliti ke JBP selama ini, dari mulai judul karya tulis yang kurang menarik, abstrak yang tidak mengakomodasi latar belakang, tujuan, metode, kesimpulan, dan referensi, pembahasan yang berbelit-belit, hingga daftar pustaka yang tidak dicantumkan dalam tubuh artikel. “Selain itu, sering menemukan artikel juga tidak membahas sisi kebaruan objek penelitiannya,” tegas Ilham di BPP Kemendagri, Kamis (20/4).

Acara juga diisi dengan praktik teknis penggunaan aplikasi Mendeley untuk mengintegrasikan sitasi dengan referensi. Aplikasi tersebut memudahkan peneliti dalam membuat karya tulis ilmiah. Dalam acara tersebut beberapa peneliti menyarankan agar pelatihan semacam itu terus digelorakan. Wori Mambusi, Peneliti Muda mengharapkan di masa mendatang, Subbag Jafung Peneliti dapat memberikan pelatihan mengenai penulisan proposal yang menarik dan bisa dilirik oleh lembaga swasta.

Kasubbag Jafung Peneliti Rahman Kosasih mengatakan, peneliti harus membuktikan terlebih dahulu dengan praktik pembuatan karya tulis ilmiah dan dapat dimuat di jurnal internal BPP Kemendagri. Ia juga mengakomodasi seluruh masukan dari peserta, khususnya ia mendukung penuh masukan program yang bisa meningkatkan kapasitas peneliti.

“Yang penting buktikan dulu menulis di jurnal. Kita juga tengah mengupayakan bebreapa hal agar peneliti bisa memberikan kontribusi dan berdaya guna,” tutur Rahman. (MSR)

Leave a reply