Reformasi Regulasi Dana Riset

reformasi dana

JAKARTA – jumpa pers bertajuk Standar Biaya Keluaran untuk Subkeluaran Penelitian Menyambut Masa Emas Riset Indonesia, di Jakarta, Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Kemenristek dan Dikti Muhammad Dimyati mengatakan, agar cita-cita menuju era emas riset di 2017 bisa tercapai, terlebih dulu pihaknya melakukan reformasi regulasi tahun ini.

Beberapa regulasi, seperti Peraturan Presiden (Perpres) No 54/2010, sudah diusulkan direvisi supaya penelitian bisa berjalan secara multiyears atau berkelanjutan. Selain itu, konsep Rencana Induk Riset Nasional (RIRN) juga sudah mendapat persetujuan dan perpresnya segera diajukan.

“Semoga rumusan-rumusan kita masuk semua. Kalau paket reformasi kebijakan kita berjalan lancar, nanti pasti berebut yang ingin melakukan penelitian,” tutur Dimyati.

Ia pun o...

Read More

Mekanisme Pengucuran Dana Riset

mekanisme dana riset

JAKARTA – Menristek M Nasir mengatakan pengucuran dana riset akan diberikan kepada peneliti dalam dua tahap Alokasi pertama sebesar 70% diberikan di awal untuk memenuhi kebutuhan material penelitian. Adapun sisanya, 30%, diberikan setelah ada laporan hasil riset yang telah lolos evaluasi.

Apabila dari hasil evaluasi ditemukan ketidaksesuaian, imbuhnya, tidak menutup kemungkinan alokasi dana 70% yang sudah dikucurkan harus dikembalikan. Hal itu guna mengefisienkan anggaran riset agar tepat sasaran.

“Nanti ada tim kami yang akan mengecek,” kata Nasir.

Ia menambahkan, alokasi dana riset untuk tahun ini sudah cukup besar, yaitu sekitar Rp1,5 triliun. Jumlah tersebut berasal dari 30% anggaran biaya operasional perguruan tinggi negeri (BOPTN) yang mencapai Rp4,5 triliun.

Selain itu, lanjut...

Read More

Perbaikan Dana Riset

dana riset

JAKARTA – Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek dan Dikti) melakukan terobosan baru di bidang riset. Hal tersebut sejalan dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Keuangan No 106/PMK.2/2016 tentang Standar Biaya Keluaran Tahun Anggaran 2017.

Menurut M Nasir hal tersebut cukup meringankan peneliti yang selama ini kerap direpotkan dengan dengan laporan riset berbasis aktivitas penelitian. Ia juga mengatakan, salah satu terobosan tersebut juga menyangkut perubahan tata kelola keuangan riset.

“Kini peneliti bisa lebih fokus pada hasil penelitian,” ujarnya saat jumpa pers bertajuk Standar Biaya Keluaran untuk Subkeluaran Penelitian Menyambut Masa Emas Riset Indonesia, di Jakarta, kemarin.

Salah satu terobosan tersebut menurut Nasir adalah perbaikan di bidang tata kel...

Read More

Kemendagri Selenggarakan Seleksi Terbuka untuk Isi Jabatan Eselon II

puspen

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyelenggarakan tes Seleksi Penulisan Makalah diikuti 157 orang peserta. Seleksi terbuka ini untuk menempatkan jabatan pimpinan tinggi pratama atau biasa disebut eselon II di lingkungan Kemendagri.

Sekretaris Jendral Kemendagri, Yuswandi A Temenggung mengatakan, para peseta tes ini merupakan pejabat eselon III di lingkungan Kemendagri. Seleksi ini untuk bertujuan untuk mengisi 17 posisi jabatan eselon II yang saat ini masih kosong.

“Tahapan tes in selesai dijawadlkan pertengahan Agustus. Insya Allah semakin cepat selesai nsemakin baik untuk segera mengisi kekosongan jabatan tersebut,” kata Yuswandi usai mengawasi proses tes tersebut di Sasana Bhakti Praja (SBP) Kemendagri, Kamis (28/7).

Proses ini mulai sejak seleksi administrasi, kemu...

Read More

Kemenristek Perpanjang Kontrak Peneliti

nasir ristek

JAKARTA – Kementerian Ristek dan Dikti akan lakukan kontrak jangka panjang untuk penelitian minimal 5 tahun. Dengan kontrak jangka panjang tersebut kata Menristek Dikti M Nasir maka sebuah riset akan lebih pasti keberlangsungannya.

“Selama ini riset dianggarkan per tahun. Kadang tahun ini ada, tahun besok tidak dianggarkan. Padahal materi riset itu seringkali harus berkesinambungan dan membutuhkan waktu lama. Jadi riset perlu ada jaminan keberlanjutan,” kata Nasir.

Beberapa proyek riset lanjutnya acapkali dianggarkan pada tahun pertama, lalu tahun selanjutnya tidak. Padahal proyek riset tersebut harus berkesinambungan dan membutuhkan waktu bertahun-tahun.

Nasir juga mengakui bahwa selama ini peneliti masih dibebani dengan proses pelaporan anggaran riset...

Read More